Wa(h)rung Barokha
Wa(h)rung Barokha ini ditemukan seperti menemukan jarum dalam tumpukan jerami Kota Macau. Susah bener. Kudu nanya 2-3 rombongan mbak mbak TKW baru bisa nemu. Kalau biasanya, di Arab atau Malaysia TKW diremehkan, kalau di sini mereka mereka itu penyelamat. Mereka tau betul mana tempat temen temen mereka jualan masakan Indonesia. Meskipun tempatnya kecil, tapi lengkap banget dan mungkin ini adalah warung terbesar di Macau (berapa Macau berapa luas). Mereka jual banyak hal,mulai dari tabloid, keripik tempe, rengginang, kembang goyang, gado-gado, ayam goreng, sampai kiranti (gua jadi sangsi apa ada kiranti versi orang-orang luar ya?). Selain itu, mereka juga rekanan BNI gitu, jadi kayaknya sih bisa kirim uang lewat mereka. Suasana di dalamnya padat merayap, wajarlah karena harga tanah di sana selangit. Lantai 1 supermarket mini,lantai 2 meja meja untuk makan dan ada dvd karaoke juga, lantai 3 dst kamar kamar mereka.
Kalo melihat perjuangan, semangat, dan keberhasilan mereka di negeri seberang sana, rasanya jadi salut dan ga semua tenaga kerja kita itu gampang dibodoh bodohi. Banyak dari mereka yang pinter dan bahkan bisa buka usaha sendiri dengan melihat peluang yang ada.
Untuk yang mau tahu alamat lengkapnya, silahkan kontak pribadi aja ya, karena menjelaskan di sini ribet cing.
~Masih banyak cerita lainnya dari tenaga kerja kita disana.
